MEDIA INFORMASI TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA [P3MD] KABUPATEN POHUWATO

Dari Desa untuk Warga: Gerai Sembako BUMDes Karya Bersama

Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Bersama Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Salah satu langkah nyata yang kini dirintis adalah pembentukan Unit Usaha Gerai Sembako, sebagai upaya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau.

Direktur BUMDes Karya Bersama, Yakub Balu, menjelaskan bahwa pendirian gerai sembako ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat desa terhadap bahan kebutuhan pokok, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi di tingkat lokal. Dengan adanya gerai ini, warga tidak perlu lagi membeli kebutuhan sehari-hari ke luar desa.

“Kami ingin BUMDes hadir sebagai solusi ekonomi masyarakat. Gerai sembako ini diharapkan mampu membantu warga mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau,” ujar Yakub.

Upaya pengembangan unit usaha ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Taluduyunu, Ismail Radjak. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Desa sangat mendukung langkah BUMDes dalam mengembangkan usaha yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“BUMDes adalah motor penggerak ekonomi desa. Kehadiran gerai sembako ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli desa serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat,” ungkap Ismail.

Dalam proses perintisan unit usaha tersebut, BUMDes Karya Bersama juga mendapat pendampingan dari Pendamping Lokal Desa, Enci Bangga, yang aktif memberikan arahan terkait pengelolaan usaha, administrasi, serta keberlanjutan unit usaha ke depan.

Dengan adanya Unit Usaha Gerai Sembako ini, BUMDes Karya Bersama optimis dapat menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi desa, sekaligus mendukung program kemandirian desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Taluduyunu secara berkelanjutan. (Explore Pohuwato)

#Desa #BUMDes


Potensi Laut Dimaksimalkan, Desa Torosiaje Raup Keuntungan dari Budidaya Ikan Kerapu

Torosiaje, Popayato – Pemerintah Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, terus memperkuat program ketahanan pangan desa melalui pengembangan budidaya ikan kerapu. Program ini dinilai strategis karena memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus mendukung peningkatan pendapatan masyarakat pesisir.

Budidaya ikan kerapu di Desa Torosiaje dikelola secara bertahap dengan memanfaatkan potensi perairan laut yang mendukung pertumbuhan ikan kerapu secara optimal. Harga pembelian bibit ikan kerapu berada pada kisaran Rp20.000 per ekor, sementara harga jual saat panen mencapai Rp70.000 per kilogram. Dalam kondisi normal, satu ekor ikan kerapu dapat tumbuh hingga berat 2 kilogram, sehingga memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan bagi kelompok pengelola.


Kepala Desa Torosiaje, Uten Sairullah, S.Pd, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mendorong ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
“Budidaya ikan kerapu ini tidak hanya mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat Desa Torosiaje,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam satu kali panen, hasil produksi ikan kerapu dapat mencapai sekitar 100 kilogram, yang dipasarkan baik untuk kebutuhan lokal maupun ke luar daerah. Dengan manajemen budidaya yang baik, program ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan terus berkembang.

Selain meningkatkan ekonomi masyarakat, kegiatan budidaya ikan kerapu juga mendorong pemberdayaan kelompok nelayan dan masyarakat pesisir melalui peningkatan keterampilan, pengetahuan, serta pengelolaan usaha perikanan yang lebih terarah.

Pemerintah Desa Torosiaje berharap, program ketahanan pangan ikan kerapu ini dapat menjadi contoh pengembangan usaha desa berbasis potensi kelautan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan. (Explore Pohuwato)

#Desa

BUMDes Mentari Desa Telaga Launching Program Jagung Ketahanan Pangan

Popayato – Pemerintah Kecamatan Popayato bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mentari Desa Telaga melaksanakan kegiatan Launching Penanaman Jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Camat Popayato, Zulkifli R. Buludawa, SE, pada Sabtu, (01/02/2026), bertempat di lokasi lahan pertanian Desa Telaga, Kecamatan Popayato.

Dalam sambutannya, Camat Popayato Zulkifli R. Buludawa, SE menyampaikan apresiasi atas inisiatif BUMDes Mentari Desa Telaga dalam mengembangkan sektor pertanian jagung sebagai salah satu strategi penguatan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, pemanfaatan potensi lokal melalui pengelolaan BUMDes merupakan langkah tepat untuk mendorong kemandirian desa.

“Program penanaman jagung ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat. Saya berharap kegiatan ini dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Telaga,” ujar Camat Popayato.

Kegiatan launching ditandai dengan penanaman jagung secara simbolis oleh Camat Popayato bersama pemerintah desa, pengurus BUMDes Mentari, serta unsur pendamping desa. Program ini merupakan bagian dari rencana usaha BUMDes yang difokuskan pada sektor pertanian produktif dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.

Direktur BUMDes Mentari Desa Telaga menyampaikan bahwa penanaman jagung ini diharapkan dapat menjadi unit usaha unggulan BUMDes, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain itu, hasil panen ke depan direncanakan untuk dikelola secara profesional guna meningkatkan pendapatan BUMDes dan kesejahteraan masyarakat desa.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Pemerintah Desa Telaga berharap kolaborasi antara pemerintah kecamatan, desa, BUMDes, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam rangka mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. (Explore Pohuwato)

#Desa #Ekonomi


Camat Popayato Barat Apresiasi Dedikasi Tenaga Pendamping Profesional

Popayato Barat Camat Popayato Barat, Marjan Bula, memberikan apresiasi atas kinerja Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang selama ini aktif mendampingi pemerintah desa di wilayah Kecamatan Popayato Barat.  Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Musyawarah Desa di Desa Persatuan yang berlangsung baru-baru ini. Jumat (30/01/2026).

Menurut Marjan Bula, peran Tenaga Pendamping Profesional sangat strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas pemerintah desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Ia menilai TPP telah bekerja secara optimal, responsif, dan konsisten dalam mendampingi desa menghadapi berbagai tantangan administrasi maupun teknis di lapangan.

“Tenaga Pendamping Profesional telah menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab yang tinggi. Pendampingan yang dilakukan sangat membantu pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa serta mendorong percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Marjan Bula.

Lebih lanjut, Camat Popayato Barat berharap sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan Tenaga Pendamping Profesional dapat terus diperkuat. Ia juga mendorong TPP untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas pendampingan, sehingga program-program desa dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Apresiasi tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Tenaga Pendamping Profesional di Popayato Barat untuk terus berkontribusi aktif dalam mendukung terwujudnya desa yang mandiri, maju, dan berkelanjutan. (Expolre Pohuwato)

#Desa #PendampingDesa



Dihadiri Koorprov dan TAM Prov. Gorontalo, Rakor Kabupaten Pohuwato di Pantai Libuo, Fokuskan Strategi Penggunaan Dana Desa Tahun 2026

Pohuwato - Rapat Koordinasi Kabupaten Pohuwato dilaksanakan di Pantai Wisata Libuo, Kecamatan Paguat, sebagai upaya memperkuat sinergi dan penyamaan persepsi dalam pelaksanaan kebijakan pembangunan desa. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran tenaga pendamping profesional serta unsur terkait lainnya yang berperan langsung dalam pengelolaan dan pendampingan Dana Desa di wilayah Kabupaten Pohuwato, Rabu (07/01/2026)

Kegiatan rapat diawali dengan arahan dari Koordinator Provinsi (Koorprov) dan Tenaga Ahli Madya (TAM) Provinsi Gorontalo. Dalam arahannya, ditekankan pentingnya pemahaman yang komprehensif terhadap regulasi terbaru, peningkatan kualitas pendampingan desa, serta penguatan peran pendamping dalam memastikan Dana Desa dimanfaatkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, rapat dilanjutkan dengan agenda utama berupa pembahasan Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026. Pembahasan ini menitikberatkan pada penjabaran arah kebijakan, prioritas penggunaan Dana Desa, serta penyesuaian program dan kegiatan desa agar sejalan dengan regulasi yang telah ditetapkan.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama terkait fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026, sehingga dapat mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Pohuwato. (Explore Pohuwato)

#Desa


Terbaru

Dari Desa untuk Warga: Gerai Sembako BUMDes Karya Bersama

Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Bersama Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, terus menunjukkan...

Baca Juga :