MEDIA INFORMASI TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA [P3MD] KABUPATEN POHUWATO

“Bendera Ibu Hamil” : Langkah Kreatif Puskesmas, bersama Pemerintah Kecamatan & Desa memantau Kesehatan Ibu Hamil di Kec. Popayato Timur


Pemasangan Bendera dan pemberian ikan dan sayur segar kepada Ibu Hamil di Desa Bunto Kec. Popayato Timur
Popayato Timur, PohuwatoPuskesmas Popayato Timur kembali melahirkan inovasi kreatif di bidang kesehatan masyarakat. Melalui program “Bendera Ibu Hamil”, kini setiap rumah ibu hamil di wilayah Kecamatan Popayato Timur dipasangi bendera berwarna sebagai penanda kondisi kehamilan. Program ini diinisiasi oleh Kepala Puskesmas Popayato Timur, Ismail Rahama, SKM., sebagai bentuk upaya meningkatkan pemantauan kesehatan ibu hamil secara cepat dan terpadu.

Dalam inovasi ini, terdapat tiga warna bendera dengan makna yang berbeda:

  • Bendera Merah menandakan ibu hamil dengan kondisi KEK (Kekurangan Energi Kronik) atau Resti (Resiko Tinggi), sehingga memerlukan perhatian dan pemantauan khusus dari petugas kesehatan.
  • Bendera Kuning diberikan kepada ibu hamil dengan kondisi normal, namun tetap dalam pengawasan rutin tenaga medis.
  • Bendera Hijau menandakan ibu hamil yang mendekati masa persalinan, sehingga masyarakat dan tenaga kesehatan dapat siaga untuk memberikan pertolongan pertama jika diperlukan.

BACA JUGA : Revitalisasi BUMDes Digelar di Desa Manawa, Kec. Patilanggio

Menurut Ismail, Kepala Puskesmas Popayato Timur, inovasi ini bukan hanya simbol, tetapi juga strategi komunikasi visual yang efektif antara tenaga kesehatan, aparat desa, dan masyarakat sekitar.

“Melalui pemasangan bendera ini, kita ingin semua pihak bisa ikut memantau kondisi ibu hamil di lingkungan masing-masing. Jika terlihat bendera merah, misalnya, masyarakat bisa segera memberi tahu petugas kesehatan untuk tindakan cepat,” ujarnya.

Program ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah kecamatan dan desa, karena dinilai mampu memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi risiko kehamilan, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial masyarakat terhadap kesehatan ibu dan bayi.

BACA JUGA : Pencegahan Stunting

Dengan adanya inovasi Bendera Ibu Hamil, Puskesmas Popayato Timur berharap angka kematian ibu dan bayi dapat terus ditekan, serta memastikan setiap ibu hamil mendapat perhatian yang layak sesuai kondisi kesehatannya.

Program sederhana namun berdampak besar ini menjadi contoh nyata bahwa inovasi tidak selalu harus rumit — cukup dengan ide kreatif dan kolaborasi, kesehatan ibu dan anak bisa lebih terjamin di tingkat desa. (Explore Pohuwato)

#Desa, #Stunting


Terbaru

Nita Mantili Sabet Hadiah Mesin Cuci pada Lomba Kebersihan Lingkungan Desa Tunas Harapan

Popayato – Pemerintah Desa Tunas Harapan , Kecamatan Popayato , sukses menggelar Lomba Kebersihan Lingkungan  sebagai bentuk dorongan kepad...

Baca Juga :