MEDIA INFORMASI TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA [P3MD] KABUPATEN POHUWATO

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Perencanaan Desa serta Pengelolaan Keuangan Desa Kab. Pohuwato

Pohuwato, - Pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) melaksanakan kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi terkait kualitas perencanaan desa serta pengelolaan keuangan desa, (Kamis, 09/04/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil pembangunan yang tepat sasaran.

Rapat yang berlangsung dengan penuh dinamika tersebut dihadiri oleh berbagai unsur strategis, antara lain Dinas PMD, Inspektorat, Camat, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM), Pendamping Desa, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), serta Asosiasi Kabupaten Badan Permusyawaratan Desa (Askab BPD). Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa.

Dalam forum tersebut, dibahas secara mendalam berbagai aspek yang mempengaruhi kualitas perencanaan desa, mulai dari penyusunan dokumen RKPDes hingga sinkronisasi dengan kebijakan pembangunan daerah dan nasional. Evaluasi juga difokuskan pada efektivitas penggunaan anggaran desa, termasuk ketepatan sasaran program serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Selain itu, pengelolaan keuangan desa menjadi perhatian utama
dalam rapat ini, khususnya terkait penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa. Ditekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa dalam memahami sistem keuangan desa agar mampu meminimalisir kesalahan administratif maupun potensi penyimpangan.

Salah satu agenda penting yang turut dibahas adalah rencana pelaksanaan audit khusus terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Audit ini direncanakan sebagai langkah evaluatif untuk memastikan pengelolaan BUMDes berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat memperkuat sinergi dan komitmen dalam mewujudkan tata kelola desa yang lebih baik. Hasil dari pertemuan ini juga menjadi dasar dalam merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan, sehingga pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan. (asm - Explore Pohuwato)

#Desa


Dari Desa untuk Warga: Gerai Sembako BUMDes Karya Bersama

Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Bersama Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Salah satu langkah nyata yang kini dirintis adalah pembentukan Unit Usaha Gerai Sembako, sebagai upaya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau.

Direktur BUMDes Karya Bersama, Yakub Balu, menjelaskan bahwa pendirian gerai sembako ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat desa terhadap bahan kebutuhan pokok, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi di tingkat lokal. Dengan adanya gerai ini, warga tidak perlu lagi membeli kebutuhan sehari-hari ke luar desa.

“Kami ingin BUMDes hadir sebagai solusi ekonomi masyarakat. Gerai sembako ini diharapkan mampu membantu warga mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau,” ujar Yakub.

Upaya pengembangan unit usaha ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Taluduyunu, Ismail Radjak. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Desa sangat mendukung langkah BUMDes dalam mengembangkan usaha yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“BUMDes adalah motor penggerak ekonomi desa. Kehadiran gerai sembako ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli desa serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat,” ungkap Ismail.

Dalam proses perintisan unit usaha tersebut, BUMDes Karya Bersama juga mendapat pendampingan dari Pendamping Lokal Desa, Enci Bangga, yang aktif memberikan arahan terkait pengelolaan usaha, administrasi, serta keberlanjutan unit usaha ke depan.

Dengan adanya Unit Usaha Gerai Sembako ini, BUMDes Karya Bersama optimis dapat menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi desa, sekaligus mendukung program kemandirian desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Taluduyunu secara berkelanjutan. (Explore Pohuwato)

#Desa #BUMDes


Potensi Laut Dimaksimalkan, Desa Torosiaje Raup Keuntungan dari Budidaya Ikan Kerapu

Torosiaje, Popayato – Pemerintah Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, terus memperkuat program ketahanan pangan desa melalui pengembangan budidaya ikan kerapu. Program ini dinilai strategis karena memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus mendukung peningkatan pendapatan masyarakat pesisir.

Budidaya ikan kerapu di Desa Torosiaje dikelola secara bertahap dengan memanfaatkan potensi perairan laut yang mendukung pertumbuhan ikan kerapu secara optimal. Harga pembelian bibit ikan kerapu berada pada kisaran Rp20.000 per ekor, sementara harga jual saat panen mencapai Rp70.000 per kilogram. Dalam kondisi normal, satu ekor ikan kerapu dapat tumbuh hingga berat 2 kilogram, sehingga memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan bagi kelompok pengelola.


Kepala Desa Torosiaje, Uten Sairullah, S.Pd, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mendorong ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
“Budidaya ikan kerapu ini tidak hanya mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat Desa Torosiaje,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam satu kali panen, hasil produksi ikan kerapu dapat mencapai sekitar 100 kilogram, yang dipasarkan baik untuk kebutuhan lokal maupun ke luar daerah. Dengan manajemen budidaya yang baik, program ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan terus berkembang.

Selain meningkatkan ekonomi masyarakat, kegiatan budidaya ikan kerapu juga mendorong pemberdayaan kelompok nelayan dan masyarakat pesisir melalui peningkatan keterampilan, pengetahuan, serta pengelolaan usaha perikanan yang lebih terarah.

Pemerintah Desa Torosiaje berharap, program ketahanan pangan ikan kerapu ini dapat menjadi contoh pengembangan usaha desa berbasis potensi kelautan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan. (Explore Pohuwato)

#Desa

Terbaru

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Perencanaan Desa serta Pengelolaan Keuangan Desa Kab. Pohuwato

Pohuwato,  - Pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) melaksanakan kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi terk...

Baca Juga :