Belum lama ini, pemerintah desa bersama pendamping desa melakukan monitoring kegiatan budidaya tersebut. Hasilnya, kolam bioflok yang dikelola BUMDes dinilai berjalan baik.
Kepala Desa Palopo menjelaskan bahwa sistem bioflok dipilih karena lebih hemat pakan dan ramah lingkungan.
“Kami ingin usaha ini jadi contoh bagi warga untuk mengembangkan ekonomi produktif berbasis potensi desa,” ujarnya.
Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (Nelsih Yana) menambahkan, kegiatan ini bukan hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat. “BUMDes Palopo sudah berada di jalur yang tepat. Semoga bisa terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi warga,” katanya.
Dengan dukungan pemerintah desa dan masyarakat, BUMDes Palopo optimis usaha bioflok ini akan menjadi sumber ekonomi baru sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. (Yeni Mandak)
#Desa, #BUMDes

Tidak ada komentar:
Posting Komentar