Kepala Desa Karya Baru menjelaskan bahwa pembangunan depot air ini merupakan hasil musyawarah desa bersama pengurus BUMDes Molopoga. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati air bersih yang layak konsumsi dengan harga terjangkau, sekaligus membuka lapangan kerja dan menambah pendapatan BUMDes,” ujarnya.
BUMDes Molopoga menargetkan produksi dan penjualan sebanyak 100 galon per hari, dengan harga jual Rp 5.000 per galon. Dari perhitungan tersebut, potensi pendapatan harian mencapai Rp 500.000, atau sekitar Rp 15 juta per bulan jika beroperasi penuh.
Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Pohuwato, Andi Samir, SH, menyambut baik langkah inovatif BUMDes Molopoga tersebut.
“Inisiatif BUMDes Molopoga ini merupakan contoh konkret bagaimana desa mampu mengelola potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang paling penting adalah menjaga kualitas air agar selalu sesuai standar kesehatan, sehingga kepercayaan konsumen tetap tinggi dan usaha ini bisa berkelanjutan,” ungkapnya.
Dengan adanya depot air bersih ini, Pemerintah Desa Karya Baru berharap BUMDes Molopoga dapat menjadi contoh keberhasilan pengelolaan usaha desa yang berorientasi pada kualitas produk, keberlanjutan usaha, dan kesejahteraan masyarakat. (Explore Pohuwato)
#Desa, #BUMDes

Tidak ada komentar:
Posting Komentar